Sabtu, 03 November 2012

JAKARTA PUNYA SIAPA ?

  Berjuta juta orang hidup dan bermukim di Jakarta, mereka mencari mata pencarian atau membuka usaha dan juga mencari lowongan pekerjaan di suatu Perusahan atau Pabrik pabrik sebagai karyawan  maupun Buruh Pabrik. Dari beragam Suku, Bangsa, dan Agamanya, berdatangan ke Jakarta, Ibu kota Republik Indonesia. yang terus bertambah penduduknya hingga semangkin padat saja.
  Semaraknya kota jakarta telah berubah dari masa lampau, yang kini menjadi Kota Metropolitan, hingga orang orang dari daerah luar Jakarta banyak yang berdomisili di Jakarta / Jabotabek.                                      Pembangunan kota ini berkembang pesat dengan pembangunan Gedung gedung, Apartement, Perkantoran, Hotel berbintang, dan Perumahan elite yang berlokasi di Real Eastate dengan fasilitas Kolam renang, Sarana Olahraga, Super market / Swalayan  yang serba komplit untuk berbelanja.
   Pembangunan Jalan umum yang berkelok kelok menjadi Jalan layang dan memperluas area jalan untuk Kendaraan yang lalu lalang membanjiri setiap jalanan, membuat kemacetan, karna jumlah kendaraan berbagai jenis, mulai dari kendaraan Roda dua dan Roda Empat yang saling dahulu mendahului untuk sampai ke tempat tujuan, Efeknya akan terjadi tabrakan dan kecelakaan karna tidak mematuhi peraturan Lalu lintas.
  Semangkin bising dan hiruk pikuknya kota Jakarta dengan bertambahnya jumlah penduduk dari berbagai daerah dan Provinsi hingga Turis turis Asing juga tak luput untuk berkunjung ke Indonesia. Disamping untuk berbisnis dan menanamkan modal untuk ber Investasi, sekaligus memasarkan produk tehnologinya, seperti Televisi LCD model terbaru, Handphone, Computer dan peralatan electronik lainnya. dan memasarkan produknya di negeri Indonesia sebagai wadah pemasaran yang banyak di minati oleh sebagian rakyat Indonesia.
   Persaingan bisnis sudah mencapai tingkat yang lebih tinggi. Eropa dan Amerika serikat memang lebih unggul produk tehnologinya dibandingkan negara Asia seperti Jepang, Korea, Cina, Malaysia dan negara Asia lainnya. Namun dalam pemasaran, produk buatan Jepang, Korea dan Cina mampu menembus pasaran terutama di Indonesia, meski produknya hasil tiruan dari Eropa tapi Harganya relatif murah.
  Maka tak heranlah bangsa Indonesia sebagian begitu gandrung dengan model dan merk dari luar negri. Karna Bangsa Indonesia belum mencapai hasil karya tehnologinya yang dapat di pasarkan.
  Namun Bangsa Indonesia harus bersyukur bahwa negara kita diberi kekayaan dari Sumber Alam dari hasil Pertambangan seperti Minyak Bumi, Gas Alam Cair, Tembaga, Batu Bara, dan pertambangan lainnya. Hingga dari hasil Kehutanan, Rotan, Kayu Jati yang berada di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Irian dan Nusa tenggara. Hutan hutannya perlu di kembangkan kelestariannya dengan melindungi Tanaman tanaman, Pohon. pohon serta Satwa satwa liar yang berjenis Hewan hewan yang hidup di Hutan. Batasi penebangan Pohon dan Tanaman hutan yang nantinya menimbulkan erosi, Longsor dan Gempa. juga Hewan hewan yang langka harus dilindungi dan dipelihara jangan sampai punah karna banyak pembantaian pada Hewan hewan oleh manusia yang tak punya adab pri kemanusiaan.  
  Perkembangan dan kemakmuran Negri akan meningkat bila Bangsa Indonesia terus menjalin Persatuan antar Suku, Bahasa dan Agama sebagai Simbol dari Bhineka Tunggal Ika yang berPedoman dari Asas Pancasila. Disamping itu Pejabat pejabat dari pemeritahan harus tegas Memberantas Korupsi dan sejenis Narkoba karna dari 2 hal itu yang mempurukan ekonomi dan merusakan Bangsa Indonesia. 
  Pendidikan diwajibkan untuk Generasi sekarang ini, mulai dari tingkat TK, SD, SLA, sampai tingkat Perguruan Tinggi. Pemerintah seyogyanya memberi keringanan Biaya pendidikan dan Peralatan Sekolah. Kalau ada subsidi dari pemerintah, Biaya gratis buat rakyat yang kurang mampu / miskin, juga  Upah / Honor Guru selayaknya di naikkan sesuai kinerjanya yang benar, karna Guru adalah Pahlawan tanpa pamrih. Begitupun dengan Buruh, Upah / gajinya harus berimbang dan diberikan fasilitas kesejahteraan sosial sebagaimana Undang undang dari Departemen Tanaga Kerja Indonesia.
    Kita sebagai Rakyat / Bangsa Indonesia,mengharapkan perubahan dan kesejahteraan Hidup  yang layak yan tak ingin menjadi Bodoh, Miskin, Melarat, yang nantinya menimpa kepada para generasi dan Anak, Cucu kita. Karna Pengetahuan Ilmu dan tekad kemauan kita, ada pada Diri kita sendiri yang menjalankannya. Menjalin Persatuan harus kita bina, Saling Gotong royong, saling tolong menolong, bagi yang kuat menolong yang lemah. Bagi yang Kaya memberi materi pada yang Miskin, yang Pintar mengajarkan Ilmunya pada yang Bodoh, jadi saling Asah asih asuh. Semua itu tergantung dari Manusianya sendiri. Moga moga Pemimpin pemimpin negeri kita ini  mau mewujudkan aspirasi Rakyat maupun warganya.  


                                                                          Medio 3 November 2012

                                                                                    MULYADI
                                                                          { Suara Indonesia Raya }
                                                                              






     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar