Sejak era reformasi , statistik kasus kekerasan terhadap jurnalis Indonesia belum pernah kembali seperti masa sebelum tahun 1998. Dimasa rezim otoriter itu, dimana media sangat di kontrol dan diawasi statistik kasus kekerasan bisa dibilang sedikit. Dipengujung kekuasaan Orde Baru, tahun 1996 tercatat hanya ada 13 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media. Tahun berikutnya 1997 ketika kekuasaan Orde Baru kian goyah dan media mulai kritis mempertanyakan perilaku pemegang kekuasaan, jumlah kasus kekerasan terhadap jurnalis melonjak menjadi 43 kasus.
Setahun kemudian, rezim yang berkuasa lebih dari 30 tahun akhirnya jatuh, angka ini relatif stagnan, sebelum akhirnya terus menanjak di Tahun tahun berikutnya. Di tahun 1998 tercatat ada 41 kasus kekerasan, 1999 (74 kasus), 2000 (122 kasus), dan 2001 (95 kasus). Setelah itu jumlah kasus kekrasan cenderung fluktuatif, meski tak pernah seperti tahun 1996. Pada 2004 terjadi hanya 27 kasus, 2005 (43 kasus), 2006 (53 kasus), 2007 (75 kasus),2008 (59 kasus), 2009 (37 kasus). Berdasarkan catatan AJI dan Lembaga Bantuan Hukum Pers, jumlah kekerasan yang dialami jurnalis pada 2010 adalah 51, naik 14 kasus dibanding tahun sebelumnya.
Ketua Aliansi Jurnalis Independen Nezar Patria menyebut jumlah kasus kekerasan di tahun 2010 sebagai isyarat lampu kuning bagi jurnalis. Trend kasus kekerasan yang cenderung meningkat ini dipicu sejumlah hal. Pemicu paling utama adalah faktor impunitas, pelaku kejahatan seolah dibebaskan dari tanggung jawab hukum. Praktek semacam ini membuat para pelaku kekerasan terhadap jurnalis seperti merasa diatas angin. Karena pelaku kekerasan tidak dihukum, kata Koordinator Divisi Advokat Aliansi Jurnalis Independen Margiono, maka tak ada efek jera dan edukasi.
Apa yang terjadi pada 2010 memiliki sejumlah kesamaan dengan tahun sebelumnya. Pada 2009 kasus kekerasan terbanyak yang dialami jurnalis adalah berupa serangan fisik, yaitu 25 dari total 37 kasus. Situasi yang sama juga terjadi pada 2010, ketika 16 dari 51 kasus kekerasan berupa serangan fisik.Kasus yang menonjol juga relatif sama, yaitu adanya pembunuhan terhadap jurnalis. Bedanya adalah pada jumlah kasusnya. Pada 2009 tercatat hanya ada satu kasus pembunuhan , yaitu menimpa jurnalis Radar Bali. Sedangkan pada 2010 jumlahnya meningkat menjadi 3 kasus pembunuhan.
Jakarta 4 November 2012
Mulyadi
( Suara Indonesia Raya )
Selasa, 04 Desember 2012
Sabtu, 01 Desember 2012
* Industri Media dan Peluang Digital di Indonesia *
Perkembangan dunia digital di dunia tampaknya juga tercermin di Indonesia. Pengguna internet dalam 10 tahun terakhir ini, tumbuh sangat mengesankan di tanah air. Pada tahun 2000, pengguna internet Indonesia masih sekitar 2 juta orang, lalu jumlahnya naik secara mengesankan dalam tahun tahun berikutnya, pada tahun 2007 menjadi 20 juta, tahun 2008 menjadi 25 juta, dan tahun 2009 mencapai 30 juta. Pada tahun 2010 Indonesia berada di peringkat 16 dunia dalam jumlah pengguna internet.
Data ini menunjukan bahwa pengguna internet di Indonesia sekitar 12,3% dari populasi penduduk. Artinya jumlah pengguna internet di Indonesia tumbuh 1,400% dalam 10 tahun terakhir. Dengan jumlah pengguna internet sampai 30 juta, ini sekitar 1,5% dari pengguna internet dunia. Sampai tahun 2010, persentase pertumbuhan pengguna internet di Indonesia berada diatas Amerika Serikat yang pertumbuhannya 151,6%, United Kingdom ( 234% ) dan Jepang ( 110,6% ).
Jumlah pengguna internet di Indonesia ini sebenarnya bisa lebih besar , meski pengguna internet yang tercatat pada tahun 2010 adalah 30 juta. Mereka mengakses internet bisa dipastikan lebih banyak, Soalnya, selain dengan personal computer, internet juga diakses lewat telepon seluler atau perangkat mobile, seperti temuan Opera Mini. Dalam temuannya, Opera Mini menyebutkan bahwa lebih dari 90% pengguna muda mengakses internet lewat telepon seluler mereka. Dengan pengguna ponsel Indonesia yang sebesar 178 juta, pengguna internet bisa dipastikan lebih dari data world internet statistic.
Indikasi lain dari tingginya pengguna internet adalah statistik pemakaian media sosial. Salah satu media sosial yang paling Favorit di Indonesia adalah Face book. Sampai Juni 2011, pengguna Face book di Indonesia berjumlah 38,86 juta. Jumlah yang naik drastis dibanding tahun sebelumnya, yang baru 26 juta pengguna. Dengan angka itu, Indonesia pun menempati peringkat kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, sebagai negara dengan pengguna Face book terbesar. Adapun profil pengguna Face book di Indonesia, menurut data socialbakers.com, sebagian besar adalah Laki laki. Kelompok umur yang paling banyak mengakses Face book berusia 18 sampai 24 tahun.
Tak hanya Face book yang diminati orang Indonesia. Beberapa media sosial lainnya juga mendapat pengikut cukup besar di Indonesia. Dalam statistik penggunaan Twitter, Indonesia juga menduduki peringkat 4 dunia pada tahun 2010. Diluar media sosial, situs apa saja yang menjadi favorit bagi pengguna internet di Indonesia ?, selain jejaring sosial Face book, termasuk lima web dengan pengakses teratas adalah mesin pencari Google, blog gratis Blogger dan Yahoo.com. Ada juga sejumlah portal berita yang masuk dalam daftar 100 website paling banyak dikunjungi: Detik.com, Viva.com, Kompas.com, Okezone.com, Inilah.com, Tempo interaktif, dan Tribunnews.com.
Jakarta 1 Desember 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Data ini menunjukan bahwa pengguna internet di Indonesia sekitar 12,3% dari populasi penduduk. Artinya jumlah pengguna internet di Indonesia tumbuh 1,400% dalam 10 tahun terakhir. Dengan jumlah pengguna internet sampai 30 juta, ini sekitar 1,5% dari pengguna internet dunia. Sampai tahun 2010, persentase pertumbuhan pengguna internet di Indonesia berada diatas Amerika Serikat yang pertumbuhannya 151,6%, United Kingdom ( 234% ) dan Jepang ( 110,6% ).
Jumlah pengguna internet di Indonesia ini sebenarnya bisa lebih besar , meski pengguna internet yang tercatat pada tahun 2010 adalah 30 juta. Mereka mengakses internet bisa dipastikan lebih banyak, Soalnya, selain dengan personal computer, internet juga diakses lewat telepon seluler atau perangkat mobile, seperti temuan Opera Mini. Dalam temuannya, Opera Mini menyebutkan bahwa lebih dari 90% pengguna muda mengakses internet lewat telepon seluler mereka. Dengan pengguna ponsel Indonesia yang sebesar 178 juta, pengguna internet bisa dipastikan lebih dari data world internet statistic.
Indikasi lain dari tingginya pengguna internet adalah statistik pemakaian media sosial. Salah satu media sosial yang paling Favorit di Indonesia adalah Face book. Sampai Juni 2011, pengguna Face book di Indonesia berjumlah 38,86 juta. Jumlah yang naik drastis dibanding tahun sebelumnya, yang baru 26 juta pengguna. Dengan angka itu, Indonesia pun menempati peringkat kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, sebagai negara dengan pengguna Face book terbesar. Adapun profil pengguna Face book di Indonesia, menurut data socialbakers.com, sebagian besar adalah Laki laki. Kelompok umur yang paling banyak mengakses Face book berusia 18 sampai 24 tahun.
Tak hanya Face book yang diminati orang Indonesia. Beberapa media sosial lainnya juga mendapat pengikut cukup besar di Indonesia. Dalam statistik penggunaan Twitter, Indonesia juga menduduki peringkat 4 dunia pada tahun 2010. Diluar media sosial, situs apa saja yang menjadi favorit bagi pengguna internet di Indonesia ?, selain jejaring sosial Face book, termasuk lima web dengan pengakses teratas adalah mesin pencari Google, blog gratis Blogger dan Yahoo.com. Ada juga sejumlah portal berita yang masuk dalam daftar 100 website paling banyak dikunjungi: Detik.com, Viva.com, Kompas.com, Okezone.com, Inilah.com, Tempo interaktif, dan Tribunnews.com.
Jakarta 1 Desember 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Kamis, 29 November 2012
- DIGITALISASI TELEVISI jangan tertunda lagi -
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ( KPID ) DKI jakarta meminta Kementrian Komunikasi dan Informatika ( Kemkominfo ) segera mengeluarkan perangkat peraturan yang terkait dengan proses perijinan bagi stasiun televisi digital. Perangkat peraturan yang memuat tata cara perolehan ijin penyelenggaraan program siaran bagi lembaga penyiaran, mendesak untuk dikeluarkan. Hal itu untuk mencegah agar proses migrasi frekuensi televisi dari analog ke digital tidak mengalami penundaan yang berlarut larut.
Pernyataan tsb diungkapkan oleh Hamdani Masil, Ketua KPID DKI jakarta, pada seminar ' Digitalisasi Televisi Indonesia. What Has To Be Done ? " yang diselenggarakan KPID DKI jakarta bekerjasama dengan Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia di Kampus UI Depok Rabu ( 28/11/2012 ).
Hamdani mengungkapkan, Kemkominfo telah menyusun road map digitalisasi melalui No 95/KEP/M.KOMINFO/2/2012 serta merencanakan Sirmulcast ( siaran dengan sistem analog dan digital secara bersama sama ) dan On Air televisi digital untuk Jawa plus Kepulauan Riau dapat dimulai diakhir tahun 2012. Namun pada kenyataannya rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
" Molornya rencana tersebut bisa jdi karena munculnya penolakan terhadap proses digitalisasi dari kalangan DPR serta kritik dari sebagian stakeholders penyiaran, baik yang substansial maupun yang tidak substansial. Tetapi Kemkominfo seharusnya dapat lebih efektif dalam melangkah " ujarnya.
KPID DKI jakarta, kata Hamdani, mengapresiasi berbagai usulan agar proses digitalisasi dilakukan dengan mempertimbangkan revisi UU Penyiaran yang tengah berlangsung di DPR RI. Karena itu, KPID DKI jakarta mendesak DPR RI agar dapat merampungkan proses revisi tersebut tahun 2013.
Disisi lain , KPID DKI jakarta kurang sependapat dengan kelompok kelompok yang memandang digitalisasi televisi sebagai bukan keharusan bagi Indonesia, sebab digitalisasi adalah keniscayaan tehnologi yang sulit dihindari. Saat ini 75 % negara di dunia melakukan migrasi dari sistem analog ke digital, sehingga tehnologi analog lambat laun menjadi usang.
" Yang lebih substansial , digitalisasi televisi akan lebih memungkinkan bagi keragaman kepemilikan dan keragaman content televisi. Selain itu, konsumen televisi juga akan mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik dan pilihan channel yang lebih banyak. Hal itu memungkinkan tumbuhnya industri kreatif yang membuka lapangan kerja baru " jelas Hamdani.
KPID DKI jakarta mengapresiasi langkah Kemkominfo yang telah menetapkan penyelenggaraan siaran digital ( multipleksing ) di zona 4 wilayah termasuk zona 4 ( DKI Jakarta ), 24 Lembaga Penyiaran Swasta ( LPS ) yang memiliki kanal televisi analog di wilayah ini, otomatis menjadi lembaga penyelenggara program siaran ( LPPS ) televisi digital. KPID DKI jakarta sendiri telah menerima permohonan baru bagi rekomendasi kelayakan untuk penyelenggaraan program siaran televisi digital dari 25 lembaga penyiaran.
" Jika tehnologi digital yang digunakan adalah SD ( Standard Definition ), maka setidaknya akan terdapat 60 slot kanal televisi digital yang dapat diisi oleh LPS yang eksisting maupun LPS baru di zona DKI jakarta " lanjut Hamdani.
Karena itu supaya proses migrasi digital tidak tertunda lagi, Kemkominfo diharapkan segera meerampungkan peraturan mengenai tata cara perolehan ijin bagi LPS yang hendak menempati slot slot kanal televisi digital.
Pemerintah juga diharapkan meningkatkan sosialisasi terkait digitalisasi agar masyarakat memahami urgensi perpindahan frekuensi ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan pemerintah adalah melalui penyediaan setobox bersubsidi bagi peminat televisi dari kalangan menengah ke bawah.
Jakarta 29 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Pernyataan tsb diungkapkan oleh Hamdani Masil, Ketua KPID DKI jakarta, pada seminar ' Digitalisasi Televisi Indonesia. What Has To Be Done ? " yang diselenggarakan KPID DKI jakarta bekerjasama dengan Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia di Kampus UI Depok Rabu ( 28/11/2012 ).
Hamdani mengungkapkan, Kemkominfo telah menyusun road map digitalisasi melalui No 95/KEP/M.KOMINFO/2/2012 serta merencanakan Sirmulcast ( siaran dengan sistem analog dan digital secara bersama sama ) dan On Air televisi digital untuk Jawa plus Kepulauan Riau dapat dimulai diakhir tahun 2012. Namun pada kenyataannya rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
" Molornya rencana tersebut bisa jdi karena munculnya penolakan terhadap proses digitalisasi dari kalangan DPR serta kritik dari sebagian stakeholders penyiaran, baik yang substansial maupun yang tidak substansial. Tetapi Kemkominfo seharusnya dapat lebih efektif dalam melangkah " ujarnya.
KPID DKI jakarta, kata Hamdani, mengapresiasi berbagai usulan agar proses digitalisasi dilakukan dengan mempertimbangkan revisi UU Penyiaran yang tengah berlangsung di DPR RI. Karena itu, KPID DKI jakarta mendesak DPR RI agar dapat merampungkan proses revisi tersebut tahun 2013.
Disisi lain , KPID DKI jakarta kurang sependapat dengan kelompok kelompok yang memandang digitalisasi televisi sebagai bukan keharusan bagi Indonesia, sebab digitalisasi adalah keniscayaan tehnologi yang sulit dihindari. Saat ini 75 % negara di dunia melakukan migrasi dari sistem analog ke digital, sehingga tehnologi analog lambat laun menjadi usang.
" Yang lebih substansial , digitalisasi televisi akan lebih memungkinkan bagi keragaman kepemilikan dan keragaman content televisi. Selain itu, konsumen televisi juga akan mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik dan pilihan channel yang lebih banyak. Hal itu memungkinkan tumbuhnya industri kreatif yang membuka lapangan kerja baru " jelas Hamdani.
KPID DKI jakarta mengapresiasi langkah Kemkominfo yang telah menetapkan penyelenggaraan siaran digital ( multipleksing ) di zona 4 wilayah termasuk zona 4 ( DKI Jakarta ), 24 Lembaga Penyiaran Swasta ( LPS ) yang memiliki kanal televisi analog di wilayah ini, otomatis menjadi lembaga penyelenggara program siaran ( LPPS ) televisi digital. KPID DKI jakarta sendiri telah menerima permohonan baru bagi rekomendasi kelayakan untuk penyelenggaraan program siaran televisi digital dari 25 lembaga penyiaran.
" Jika tehnologi digital yang digunakan adalah SD ( Standard Definition ), maka setidaknya akan terdapat 60 slot kanal televisi digital yang dapat diisi oleh LPS yang eksisting maupun LPS baru di zona DKI jakarta " lanjut Hamdani.
Karena itu supaya proses migrasi digital tidak tertunda lagi, Kemkominfo diharapkan segera meerampungkan peraturan mengenai tata cara perolehan ijin bagi LPS yang hendak menempati slot slot kanal televisi digital.
Pemerintah juga diharapkan meningkatkan sosialisasi terkait digitalisasi agar masyarakat memahami urgensi perpindahan frekuensi ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan pemerintah adalah melalui penyediaan setobox bersubsidi bagi peminat televisi dari kalangan menengah ke bawah.
Jakarta 29 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Selasa, 27 November 2012
- Seleksi Nasional OSN-PERTAMINA 2012 -
Pembukaan Seleksi Nasional OSN PERTAMINA 2012 yang diadakan di Balai Sidang Universitas Indonesia Depok Senin 26 November 2012 ini yang akan di hadiri oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan, Dirut Pertamina ( persero ) Karen Agustiawan dan Rektor UI Prof, Dr Djoko Santoso, dengan ditandai penanaman pohon sebagai bukti semangat untuk " Mencetak Generasi Sobat Bumi Berpretasi " yang merupakan tema utama OSN PERTAMINA 2012.
Komitmen PT Pertamina dalam peningkatan kualitas pendidikan tuinggi di Indonesia kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional Pertamina ( OSN PERTAMINA ) 2012. PT Pertamina ( persero ) bekerja sama dengan Universitas Indonesia ( UI ) sebagai mitra utama, didukung perguruan tinggi di 33 provinsi dan Direktorat Jendral Pendidikan tinggi Kemendikbud.
Seleksi Nasional OSN PERTAMINA 2012 diikuti oleh 132 finalis untuk kategori Theory dari 33 provinsi dan 8 kelompok finalis untuk kategori Science Project yang berasal dari 8 region wilayah kerja PT Pertamina, dan didampingi 33 PIC dan para Dosen pendamping. Kompetisi ini memperebutkan total beasiswa mencapai Rp 2,8 miliar. para Finalis OSN PERTAMINA 2012 telah melewati 2 tahap seleksi, yakni babak penyisihan dan babak final tingkat provinsi yang dilakukan serentak di 33 provinsi pada tanggal 25 September dan 8 Oktober 2012.
QSN PERTAMINA 2012 terbuka bagi seluruh Mahasiswa S-1 yang minimal duduk di semester tiga, serta bukanlah pemenang OSN-PERTAMINA pada tahun sebelumnya, atau mahasiswa yang pernah mengikuti olimpiade sains Internasional. Pada penyelenggaraan OSN-PERTAMINA 2012, panitya melakukan serangkaian pengembangan dalam kategori Theory dan Science Project, pada kategori Theory meliputi bidang Matematika, Fisika dan Biologi. sedang untuk kategori Science Project dirancang untuk menjaring pemenang secara kelompok yang memiliki karya inovasi dan Applied Science di bidang energi dan pengembangannya yang disampaikan dalam karya Prototype.
Pelaksanaan OSN-PERTAMINA dari aspek peserta yang setiap tahunnya terus meningkat mengindikasikan bahwa program ini dikalangan para mahasiswa telah menjadi agenda kompetisi sains rutin, dan menjadi ajang untuk mempersiapkan diri menjadi scientis ternama . Meskipun masih banyak perguruan tinggi penyelenggara sains dan tehnologi yang masih menghadapi berbagai persoalan dan tantangan dalam bidang infrstruktur pendidikan, namun dengan tingginya minat mahasiswa dalam mengikuti lomba ini menunjukan semangat mereka untuk memperbaiki kualitas pendidikan sains dan tehnologi.
Hal yang mengembirakan adalah mulai disadari bersama bahwa sains dan tehnologi telah melekat erat kedalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern. Petunjuk kemajuan sebuah negara banyak tergantung kepada perkembangan sains dan tehnologi, oleh karena itu program pendidikan sains dan tehnologi adalah penting dan perlu diberi perhatian yang lebih bagi melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh untuk membangun bangsa dan negara dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Jakarta 27 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Komitmen PT Pertamina dalam peningkatan kualitas pendidikan tuinggi di Indonesia kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional Pertamina ( OSN PERTAMINA ) 2012. PT Pertamina ( persero ) bekerja sama dengan Universitas Indonesia ( UI ) sebagai mitra utama, didukung perguruan tinggi di 33 provinsi dan Direktorat Jendral Pendidikan tinggi Kemendikbud.
Seleksi Nasional OSN PERTAMINA 2012 diikuti oleh 132 finalis untuk kategori Theory dari 33 provinsi dan 8 kelompok finalis untuk kategori Science Project yang berasal dari 8 region wilayah kerja PT Pertamina, dan didampingi 33 PIC dan para Dosen pendamping. Kompetisi ini memperebutkan total beasiswa mencapai Rp 2,8 miliar. para Finalis OSN PERTAMINA 2012 telah melewati 2 tahap seleksi, yakni babak penyisihan dan babak final tingkat provinsi yang dilakukan serentak di 33 provinsi pada tanggal 25 September dan 8 Oktober 2012.
QSN PERTAMINA 2012 terbuka bagi seluruh Mahasiswa S-1 yang minimal duduk di semester tiga, serta bukanlah pemenang OSN-PERTAMINA pada tahun sebelumnya, atau mahasiswa yang pernah mengikuti olimpiade sains Internasional. Pada penyelenggaraan OSN-PERTAMINA 2012, panitya melakukan serangkaian pengembangan dalam kategori Theory dan Science Project, pada kategori Theory meliputi bidang Matematika, Fisika dan Biologi. sedang untuk kategori Science Project dirancang untuk menjaring pemenang secara kelompok yang memiliki karya inovasi dan Applied Science di bidang energi dan pengembangannya yang disampaikan dalam karya Prototype.
Pelaksanaan OSN-PERTAMINA dari aspek peserta yang setiap tahunnya terus meningkat mengindikasikan bahwa program ini dikalangan para mahasiswa telah menjadi agenda kompetisi sains rutin, dan menjadi ajang untuk mempersiapkan diri menjadi scientis ternama . Meskipun masih banyak perguruan tinggi penyelenggara sains dan tehnologi yang masih menghadapi berbagai persoalan dan tantangan dalam bidang infrstruktur pendidikan, namun dengan tingginya minat mahasiswa dalam mengikuti lomba ini menunjukan semangat mereka untuk memperbaiki kualitas pendidikan sains dan tehnologi.
Hal yang mengembirakan adalah mulai disadari bersama bahwa sains dan tehnologi telah melekat erat kedalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern. Petunjuk kemajuan sebuah negara banyak tergantung kepada perkembangan sains dan tehnologi, oleh karena itu program pendidikan sains dan tehnologi adalah penting dan perlu diberi perhatian yang lebih bagi melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh untuk membangun bangsa dan negara dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Jakarta 27 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Sabtu, 24 November 2012
" VISIONING THE FUTURE THROUGH HIGH SPEED TRAIN "
Civil Engineering National Seminar ( CENS ) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia. CENS adalah seminar ber level nasional yang membahas isu isu seputar teknik sipil yang sedang berlangsung di tengah masyarakat Indonesia. CENS kembali diadakan tahun ini dengan tema " Visioning The Future Trough High Speed Train " di JI- EXPO kemayoran 22 November 2012.
Dengan beragam masalah yang perlu di analisa, tampak sangat wajar untuk membawa isu transportasi kepermukaan. Isu transportasi selalu menjadi momok dan masalah besar di negara negara berkembang,. Kurangnya moda transportasi yang baik, di tambah ratio yang tidak seimbang antara populasi yang terus berkembang dan kebutuhan trasportasi publik membuat masalah semangkin rumit. Diperkirakan pada tahun 2020- 2030, Indonesia akan memiliki Kereta super cepat . High Speed Train ( HST ) seperti Jepang, Cina, Perancis, dan negara negara maju lainnya. Mega Proyek pemerintah yang berbiayai mencapai 180 triliun rupiah ini rupanya telah mencapai tahap study kelayakan, yang dilakukan pihak Jepang ( Japan International Coorporation Agency ( JICA ) dan Jpan Transport Consultant ). sejak tahun 2008 silam. Pada April 2012, Ditjen Perkereta Apian telah menggelar railway talk di Jepang dengan Atase Perhubungan Jepang untuk membahas lebih lanjut mengenai proyek ini.
Di Cina pemerintahnya memiliki ambisi besar membangun ribuan kilometer jalur jalur kereta api cepat yang nyaris tanpa istirahat, Cina memiliki daratan yang luas dan mereka berambisi menghubungkan kota kota mereka dengan jaringan high speed train, tidak hanya untuk dalam negri,tapi tapi juga dibangun high speed train sampai ke India ( arah barat cina ) dan Singapura ( arah selatan cina ). Jalur transportasi di Asia akan segera di bangun dengan canggih, bila negara lain disekitarnya tidak ikut berkembang dan mengimbangi perubahan di sektor transportasi, maka akan kehilangan banyak kesempatan. Pihak Asing akan menguasai sektor transportasi negara negara ini.
Indonesia tentu harus segera mungkin berbenah untuk mengimbangi negara negara Asia yang sedang dalam proses membangun jalur Kereta cepat ini. jika tidak tentu Indonesia tidak akan lagi di lirik oleh negara Asing untuk berinvestasi. Indonesia pun akan mengalami kerugian di sektor perekonomian.
Namun dibalik keuntungan yang di harapkan , ternyata timbul juga masalah dalam menggunakan HST. Indonesia berlokasi diantara dua continetal plate dan dua oceanic plate, sehingga memiliki aktivitas gempa Bumi yang tinggi. Pembangunan infrastruktur sebesar dan sepanjang high speed train akan membutuhkan kerja keras melihat kondisi geoteknik Indonesia . Karena itu pembangunan high speed train di tanah dengan aktifitas seismic dan kesuburan tanah yang tinggi, memerlukan teknologi yang efektif.
High Speed Train dapat mendorong pertumbuhan Indonesia secara signifikan. Mamfaat dari high speed train tidak hanya memberikan tren positif pada wajah transportasi Indonesia, tetapi juga dari berbagai aspek seperti ekonomi. Bersesuaian dengan MP3EI ( Masterplan Percepatan, Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia ), High Speed Train dapat menjadi katalis untuk mengembangkan dan menyebarkan kekuatan ekonomi Indonesia yang selama ini bertumpu pada kota kota seperti Jakarta. Dengan visi dan misi untuk menjadi pemimpin di masa depan, Indonesia saat ini tengah berusaha untk mendatangkan dan mendorong Investor untuk menaruh investasinya di Indonesia. High Speed Train seharusnya menjadi prioritas utama untuk investasi. Seminar ini dirancang untuk menyebarkan keburuhan Indonesia untuk memiliki High Speed Train dan untuk mendorong investor potensial untuk mengembangkan investasi di Indonesia. Permasalahan di atas akan di bahas secara mendalam oleh pembicara pembicara berkompeten berikut :
1. Dr Ir Bambang Susantono. MCE ( Wakil Menteri Perhubungan )
2. Prof. Antonio Gomes Correia ( Head of Geotechnical Group, Univ of Minho/ DEC, Portugal )
3. Prof Fumio Tat suoka. ( Prof of Geotechnical Engineering , Tokyo University of Science )
4. Tunjung Inderawan ( Dir Jen Perkereta Apian Kementerian Perhubungan )
5 . Kartika Wirjoatmojo ( CEO PT Infrastrukture Indonesia Finance )
6. Ignasius Jonan ( Direktur Utama PT KAI )
7. Krishnahadi S.Pribadi, MSc, Phd ( Ket. Dewan Pakar BKM PII ( Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia ).
Jakarta 23 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Dengan beragam masalah yang perlu di analisa, tampak sangat wajar untuk membawa isu transportasi kepermukaan. Isu transportasi selalu menjadi momok dan masalah besar di negara negara berkembang,. Kurangnya moda transportasi yang baik, di tambah ratio yang tidak seimbang antara populasi yang terus berkembang dan kebutuhan trasportasi publik membuat masalah semangkin rumit. Diperkirakan pada tahun 2020- 2030, Indonesia akan memiliki Kereta super cepat . High Speed Train ( HST ) seperti Jepang, Cina, Perancis, dan negara negara maju lainnya. Mega Proyek pemerintah yang berbiayai mencapai 180 triliun rupiah ini rupanya telah mencapai tahap study kelayakan, yang dilakukan pihak Jepang ( Japan International Coorporation Agency ( JICA ) dan Jpan Transport Consultant ). sejak tahun 2008 silam. Pada April 2012, Ditjen Perkereta Apian telah menggelar railway talk di Jepang dengan Atase Perhubungan Jepang untuk membahas lebih lanjut mengenai proyek ini.
Di Cina pemerintahnya memiliki ambisi besar membangun ribuan kilometer jalur jalur kereta api cepat yang nyaris tanpa istirahat, Cina memiliki daratan yang luas dan mereka berambisi menghubungkan kota kota mereka dengan jaringan high speed train, tidak hanya untuk dalam negri,tapi tapi juga dibangun high speed train sampai ke India ( arah barat cina ) dan Singapura ( arah selatan cina ). Jalur transportasi di Asia akan segera di bangun dengan canggih, bila negara lain disekitarnya tidak ikut berkembang dan mengimbangi perubahan di sektor transportasi, maka akan kehilangan banyak kesempatan. Pihak Asing akan menguasai sektor transportasi negara negara ini.
Indonesia tentu harus segera mungkin berbenah untuk mengimbangi negara negara Asia yang sedang dalam proses membangun jalur Kereta cepat ini. jika tidak tentu Indonesia tidak akan lagi di lirik oleh negara Asing untuk berinvestasi. Indonesia pun akan mengalami kerugian di sektor perekonomian.
Namun dibalik keuntungan yang di harapkan , ternyata timbul juga masalah dalam menggunakan HST. Indonesia berlokasi diantara dua continetal plate dan dua oceanic plate, sehingga memiliki aktivitas gempa Bumi yang tinggi. Pembangunan infrastruktur sebesar dan sepanjang high speed train akan membutuhkan kerja keras melihat kondisi geoteknik Indonesia . Karena itu pembangunan high speed train di tanah dengan aktifitas seismic dan kesuburan tanah yang tinggi, memerlukan teknologi yang efektif.
High Speed Train dapat mendorong pertumbuhan Indonesia secara signifikan. Mamfaat dari high speed train tidak hanya memberikan tren positif pada wajah transportasi Indonesia, tetapi juga dari berbagai aspek seperti ekonomi. Bersesuaian dengan MP3EI ( Masterplan Percepatan, Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia ), High Speed Train dapat menjadi katalis untuk mengembangkan dan menyebarkan kekuatan ekonomi Indonesia yang selama ini bertumpu pada kota kota seperti Jakarta. Dengan visi dan misi untuk menjadi pemimpin di masa depan, Indonesia saat ini tengah berusaha untk mendatangkan dan mendorong Investor untuk menaruh investasinya di Indonesia. High Speed Train seharusnya menjadi prioritas utama untuk investasi. Seminar ini dirancang untuk menyebarkan keburuhan Indonesia untuk memiliki High Speed Train dan untuk mendorong investor potensial untuk mengembangkan investasi di Indonesia. Permasalahan di atas akan di bahas secara mendalam oleh pembicara pembicara berkompeten berikut :
1. Dr Ir Bambang Susantono. MCE ( Wakil Menteri Perhubungan )
2. Prof. Antonio Gomes Correia ( Head of Geotechnical Group, Univ of Minho/ DEC, Portugal )
3. Prof Fumio Tat suoka. ( Prof of Geotechnical Engineering , Tokyo University of Science )
4. Tunjung Inderawan ( Dir Jen Perkereta Apian Kementerian Perhubungan )
5 . Kartika Wirjoatmojo ( CEO PT Infrastrukture Indonesia Finance )
6. Ignasius Jonan ( Direktur Utama PT KAI )
7. Krishnahadi S.Pribadi, MSc, Phd ( Ket. Dewan Pakar BKM PII ( Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia ).
Jakarta 23 November 2012
MULYADI
( Suara Indonesia Raya )
Senin, 19 November 2012
_SIRI MENGGUGAT_
1. Bahwa SUARA INDEPENDEN RAKYAT INDONESIA disingkat ''SIRI'' adalah Organisasi Kemasyarakatan yang bersifat objectif, Independen, Mandiri , Religius nasionalis dan terbuka seluruh lapisan rakyat Indonesia yang dibentuk dan didirikan guna untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangasa Indonesia dengan tidak membeda bedakan suku , agama , ras dan antar golongan yang berorientasikan pada konsep ''ke'Bhinneka Tunggal Ika''' ,dalam rangka memperkuat dan membangun serta mengembangkan , systim politik dan demokrasi di Indonesia secara jujur , benar dan adil , demi terwujud cita -cita bangsa Indonesia dan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang dasar 1945 ( UUD'45), oleh karena itu keberadaan dan kehadiran Siri di indonesia sudah seyogyanya di terima oleh semua pihak dengan lapang dada dan jiwa besar khususnya yang memahami arti hidup berpolitik dan berdemokrasi , maka ''SIRI'' akan ,termasuk akan senantiasa berperan aktif membangun bangsa dan negara serta menyelamatkan segala aset maupun seluruh kekayaan Alam Indonesia yang semata -mata demi untuk keadilan dan kemakmuran serta kesejahteraan seluruh lapisan rakyat Indonesia.
II. Bahwa '' ketahanan pangan nasional '' mutlak sangat diperlukan dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara oleh karena itu , maka SIRI ''menggugat : agar badan logistik nasional (bulog) benar_benar dikembalikan peran dan fungsinya sebagai penyanggah pangan nasional.
IV. Bahwa ''GAS ALAM '' Indonesia seharusnya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terutama demi untuk kepentingan rakyat, akan tetapi ternyata jelas lebih diutamakan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan PIHAK ASING , oleh karna itu, maka SIRI ''menggugat'' : agar kontrak penjualan GAS ALAM Indonesia dengan PIHAK ASING segera dibatalkan dan atau sekurang-kurangnya tidak dilakukan dengan HARGA MURAH seperti yang dilakukan oleh PT Gas Alam Tangguh Kepada PIHAK ASING.
V. Bahwa sistim politik dan demokrasi di Indonesia yang diterapkan pada saat sekarang ini jelas tidak berpihak untuk kepentingan seluruh lapisan rakyat Indonesia , karena partai politik lebih mengutamakan kepentingan golongan atau kelompoknya masing-masing sehingga kondisinya sudah sangat melenceng dan mengkhianati dari segala apa yang telah dicita-citakan dalam undang-undang partai politik, serta tidak sesuai dengan cita-cita rakyat Indonesia dalam mekanisme berbangsa yang substansinya sebagaimana dimaksud pada sila ke 4 Pancasila yang berbunyi ''Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan '', dimana partai politik hanya dijadikan kendaraan atau alat politik untuk memperoleh kekuasaan belaka , bahkan telah terjadi suatu kondisional yang bersifat feodalisme ,oligari, dan transaksional yang jelas bertentangan denagn sila ke 4 pancasila tersebut diatas , dan kondisional yang sedemikian itu harus segera di akui secara yang elegan dan konstitusional, oleh karena itu maka SIRI menggugat agar calon Presiden Independen harus diperbolehkan untuk ikut serta dalam Pilcaleg dan calon Presiden, hendaknya jangan dibatasi dengan persyaratan 20% suara yang dimaksudnya dengan kata lain berarti tiap tiap partai politik boleh mengajukan calon Presiden sendiri.
Jakarta 15 Nopember 2012
( MULYADI )
SUARA INDONESIA RAYA
II. Bahwa '' ketahanan pangan nasional '' mutlak sangat diperlukan dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara oleh karena itu , maka SIRI ''menggugat : agar badan logistik nasional (bulog) benar_benar dikembalikan peran dan fungsinya sebagai penyanggah pangan nasional.
IV. Bahwa ''GAS ALAM '' Indonesia seharusnya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terutama demi untuk kepentingan rakyat, akan tetapi ternyata jelas lebih diutamakan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan PIHAK ASING , oleh karna itu, maka SIRI ''menggugat'' : agar kontrak penjualan GAS ALAM Indonesia dengan PIHAK ASING segera dibatalkan dan atau sekurang-kurangnya tidak dilakukan dengan HARGA MURAH seperti yang dilakukan oleh PT Gas Alam Tangguh Kepada PIHAK ASING.
V. Bahwa sistim politik dan demokrasi di Indonesia yang diterapkan pada saat sekarang ini jelas tidak berpihak untuk kepentingan seluruh lapisan rakyat Indonesia , karena partai politik lebih mengutamakan kepentingan golongan atau kelompoknya masing-masing sehingga kondisinya sudah sangat melenceng dan mengkhianati dari segala apa yang telah dicita-citakan dalam undang-undang partai politik, serta tidak sesuai dengan cita-cita rakyat Indonesia dalam mekanisme berbangsa yang substansinya sebagaimana dimaksud pada sila ke 4 Pancasila yang berbunyi ''Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan '', dimana partai politik hanya dijadikan kendaraan atau alat politik untuk memperoleh kekuasaan belaka , bahkan telah terjadi suatu kondisional yang bersifat feodalisme ,oligari, dan transaksional yang jelas bertentangan denagn sila ke 4 pancasila tersebut diatas , dan kondisional yang sedemikian itu harus segera di akui secara yang elegan dan konstitusional, oleh karena itu maka SIRI menggugat agar calon Presiden Independen harus diperbolehkan untuk ikut serta dalam Pilcaleg dan calon Presiden, hendaknya jangan dibatasi dengan persyaratan 20% suara yang dimaksudnya dengan kata lain berarti tiap tiap partai politik boleh mengajukan calon Presiden sendiri.
Jakarta 15 Nopember 2012
( MULYADI )
SUARA INDONESIA RAYA
Sabtu, 03 November 2012
JAKARTA PUNYA SIAPA ?
Berjuta juta orang hidup dan bermukim di Jakarta, mereka mencari mata pencarian atau membuka usaha dan juga mencari lowongan pekerjaan di suatu Perusahan atau Pabrik pabrik sebagai karyawan maupun Buruh Pabrik. Dari beragam Suku, Bangsa, dan Agamanya, berdatangan ke Jakarta, Ibu kota Republik Indonesia. yang terus bertambah penduduknya hingga semangkin padat saja.
Semaraknya kota jakarta telah berubah dari masa lampau, yang kini menjadi Kota Metropolitan, hingga orang orang dari daerah luar Jakarta banyak yang berdomisili di Jakarta / Jabotabek. Pembangunan kota ini berkembang pesat dengan pembangunan Gedung gedung, Apartement, Perkantoran, Hotel berbintang, dan Perumahan elite yang berlokasi di Real Eastate dengan fasilitas Kolam renang, Sarana Olahraga, Super market / Swalayan yang serba komplit untuk berbelanja.
Pembangunan Jalan umum yang berkelok kelok menjadi Jalan layang dan memperluas area jalan untuk Kendaraan yang lalu lalang membanjiri setiap jalanan, membuat kemacetan, karna jumlah kendaraan berbagai jenis, mulai dari kendaraan Roda dua dan Roda Empat yang saling dahulu mendahului untuk sampai ke tempat tujuan, Efeknya akan terjadi tabrakan dan kecelakaan karna tidak mematuhi peraturan Lalu lintas.
Semangkin bising dan hiruk pikuknya kota Jakarta dengan bertambahnya jumlah penduduk dari berbagai daerah dan Provinsi hingga Turis turis Asing juga tak luput untuk berkunjung ke Indonesia. Disamping untuk berbisnis dan menanamkan modal untuk ber Investasi, sekaligus memasarkan produk tehnologinya, seperti Televisi LCD model terbaru, Handphone, Computer dan peralatan electronik lainnya. dan memasarkan produknya di negeri Indonesia sebagai wadah pemasaran yang banyak di minati oleh sebagian rakyat Indonesia.
Persaingan bisnis sudah mencapai tingkat yang lebih tinggi. Eropa dan Amerika serikat memang lebih unggul produk tehnologinya dibandingkan negara Asia seperti Jepang, Korea, Cina, Malaysia dan negara Asia lainnya. Namun dalam pemasaran, produk buatan Jepang, Korea dan Cina mampu menembus pasaran terutama di Indonesia, meski produknya hasil tiruan dari Eropa tapi Harganya relatif murah.
Maka tak heranlah bangsa Indonesia sebagian begitu gandrung dengan model dan merk dari luar negri. Karna Bangsa Indonesia belum mencapai hasil karya tehnologinya yang dapat di pasarkan.
Namun Bangsa Indonesia harus bersyukur bahwa negara kita diberi kekayaan dari Sumber Alam dari hasil Pertambangan seperti Minyak Bumi, Gas Alam Cair, Tembaga, Batu Bara, dan pertambangan lainnya. Hingga dari hasil Kehutanan, Rotan, Kayu Jati yang berada di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Irian dan Nusa tenggara. Hutan hutannya perlu di kembangkan kelestariannya dengan melindungi Tanaman tanaman, Pohon. pohon serta Satwa satwa liar yang berjenis Hewan hewan yang hidup di Hutan. Batasi penebangan Pohon dan Tanaman hutan yang nantinya menimbulkan erosi, Longsor dan Gempa. juga Hewan hewan yang langka harus dilindungi dan dipelihara jangan sampai punah karna banyak pembantaian pada Hewan hewan oleh manusia yang tak punya adab pri kemanusiaan.
Perkembangan dan kemakmuran Negri akan meningkat bila Bangsa Indonesia terus menjalin Persatuan antar Suku, Bahasa dan Agama sebagai Simbol dari Bhineka Tunggal Ika yang berPedoman dari Asas Pancasila. Disamping itu Pejabat pejabat dari pemeritahan harus tegas Memberantas Korupsi dan sejenis Narkoba karna dari 2 hal itu yang mempurukan ekonomi dan merusakan Bangsa Indonesia.
Pendidikan diwajibkan untuk Generasi sekarang ini, mulai dari tingkat TK, SD, SLA, sampai tingkat Perguruan Tinggi. Pemerintah seyogyanya memberi keringanan Biaya pendidikan dan Peralatan Sekolah. Kalau ada subsidi dari pemerintah, Biaya gratis buat rakyat yang kurang mampu / miskin, juga Upah / Honor Guru selayaknya di naikkan sesuai kinerjanya yang benar, karna Guru adalah Pahlawan tanpa pamrih. Begitupun dengan Buruh, Upah / gajinya harus berimbang dan diberikan fasilitas kesejahteraan sosial sebagaimana Undang undang dari Departemen Tanaga Kerja Indonesia.
Kita sebagai Rakyat / Bangsa Indonesia,mengharapkan perubahan dan kesejahteraan Hidup yang layak yan tak ingin menjadi Bodoh, Miskin, Melarat, yang nantinya menimpa kepada para generasi dan Anak, Cucu kita. Karna Pengetahuan Ilmu dan tekad kemauan kita, ada pada Diri kita sendiri yang menjalankannya. Menjalin Persatuan harus kita bina, Saling Gotong royong, saling tolong menolong, bagi yang kuat menolong yang lemah. Bagi yang Kaya memberi materi pada yang Miskin, yang Pintar mengajarkan Ilmunya pada yang Bodoh, jadi saling Asah asih asuh. Semua itu tergantung dari Manusianya sendiri. Moga moga Pemimpin pemimpin negeri kita ini mau mewujudkan aspirasi Rakyat maupun warganya.
Medio 3 November 2012
MULYADI
{ Suara Indonesia Raya }
Semaraknya kota jakarta telah berubah dari masa lampau, yang kini menjadi Kota Metropolitan, hingga orang orang dari daerah luar Jakarta banyak yang berdomisili di Jakarta / Jabotabek. Pembangunan kota ini berkembang pesat dengan pembangunan Gedung gedung, Apartement, Perkantoran, Hotel berbintang, dan Perumahan elite yang berlokasi di Real Eastate dengan fasilitas Kolam renang, Sarana Olahraga, Super market / Swalayan yang serba komplit untuk berbelanja.
Pembangunan Jalan umum yang berkelok kelok menjadi Jalan layang dan memperluas area jalan untuk Kendaraan yang lalu lalang membanjiri setiap jalanan, membuat kemacetan, karna jumlah kendaraan berbagai jenis, mulai dari kendaraan Roda dua dan Roda Empat yang saling dahulu mendahului untuk sampai ke tempat tujuan, Efeknya akan terjadi tabrakan dan kecelakaan karna tidak mematuhi peraturan Lalu lintas.
Semangkin bising dan hiruk pikuknya kota Jakarta dengan bertambahnya jumlah penduduk dari berbagai daerah dan Provinsi hingga Turis turis Asing juga tak luput untuk berkunjung ke Indonesia. Disamping untuk berbisnis dan menanamkan modal untuk ber Investasi, sekaligus memasarkan produk tehnologinya, seperti Televisi LCD model terbaru, Handphone, Computer dan peralatan electronik lainnya. dan memasarkan produknya di negeri Indonesia sebagai wadah pemasaran yang banyak di minati oleh sebagian rakyat Indonesia.
Persaingan bisnis sudah mencapai tingkat yang lebih tinggi. Eropa dan Amerika serikat memang lebih unggul produk tehnologinya dibandingkan negara Asia seperti Jepang, Korea, Cina, Malaysia dan negara Asia lainnya. Namun dalam pemasaran, produk buatan Jepang, Korea dan Cina mampu menembus pasaran terutama di Indonesia, meski produknya hasil tiruan dari Eropa tapi Harganya relatif murah.
Maka tak heranlah bangsa Indonesia sebagian begitu gandrung dengan model dan merk dari luar negri. Karna Bangsa Indonesia belum mencapai hasil karya tehnologinya yang dapat di pasarkan.
Namun Bangsa Indonesia harus bersyukur bahwa negara kita diberi kekayaan dari Sumber Alam dari hasil Pertambangan seperti Minyak Bumi, Gas Alam Cair, Tembaga, Batu Bara, dan pertambangan lainnya. Hingga dari hasil Kehutanan, Rotan, Kayu Jati yang berada di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Irian dan Nusa tenggara. Hutan hutannya perlu di kembangkan kelestariannya dengan melindungi Tanaman tanaman, Pohon. pohon serta Satwa satwa liar yang berjenis Hewan hewan yang hidup di Hutan. Batasi penebangan Pohon dan Tanaman hutan yang nantinya menimbulkan erosi, Longsor dan Gempa. juga Hewan hewan yang langka harus dilindungi dan dipelihara jangan sampai punah karna banyak pembantaian pada Hewan hewan oleh manusia yang tak punya adab pri kemanusiaan.
Perkembangan dan kemakmuran Negri akan meningkat bila Bangsa Indonesia terus menjalin Persatuan antar Suku, Bahasa dan Agama sebagai Simbol dari Bhineka Tunggal Ika yang berPedoman dari Asas Pancasila. Disamping itu Pejabat pejabat dari pemeritahan harus tegas Memberantas Korupsi dan sejenis Narkoba karna dari 2 hal itu yang mempurukan ekonomi dan merusakan Bangsa Indonesia.
Pendidikan diwajibkan untuk Generasi sekarang ini, mulai dari tingkat TK, SD, SLA, sampai tingkat Perguruan Tinggi. Pemerintah seyogyanya memberi keringanan Biaya pendidikan dan Peralatan Sekolah. Kalau ada subsidi dari pemerintah, Biaya gratis buat rakyat yang kurang mampu / miskin, juga Upah / Honor Guru selayaknya di naikkan sesuai kinerjanya yang benar, karna Guru adalah Pahlawan tanpa pamrih. Begitupun dengan Buruh, Upah / gajinya harus berimbang dan diberikan fasilitas kesejahteraan sosial sebagaimana Undang undang dari Departemen Tanaga Kerja Indonesia.
Kita sebagai Rakyat / Bangsa Indonesia,mengharapkan perubahan dan kesejahteraan Hidup yang layak yan tak ingin menjadi Bodoh, Miskin, Melarat, yang nantinya menimpa kepada para generasi dan Anak, Cucu kita. Karna Pengetahuan Ilmu dan tekad kemauan kita, ada pada Diri kita sendiri yang menjalankannya. Menjalin Persatuan harus kita bina, Saling Gotong royong, saling tolong menolong, bagi yang kuat menolong yang lemah. Bagi yang Kaya memberi materi pada yang Miskin, yang Pintar mengajarkan Ilmunya pada yang Bodoh, jadi saling Asah asih asuh. Semua itu tergantung dari Manusianya sendiri. Moga moga Pemimpin pemimpin negeri kita ini mau mewujudkan aspirasi Rakyat maupun warganya.
Medio 3 November 2012
MULYADI
{ Suara Indonesia Raya }
Langganan:
Postingan (Atom)